Aidin Studio

Aidin Studio adalah solusi kreatif anda untuk menjaga style tren terupdate dengan kemajuan teknologi saat ini. Kami Melayani Phtography, Photoworks, Computer Maintenance, Network, Game Online, Antivirus, Data Lost Back HDD or FD, Entertainment, Music, Video Simple, Design Graphics n Animation. '

Pre Wedding Aidin Studio Photography.

Abadikan Moment Terbaik Anda Bersama Kami Aidin Studio Photography

Model/Talent Aidin Studio Photoworks

Photo Professional Model or Talent with Aidin Studio Master Editor Photoworks

Aidin Studio Photography

Capture The Moment With Us

Computer IT Network Aidin Studio

Melayani Perbaikan dan Perakitan Komputer, Service, Install Ulang Laptop, Virus, Data Hilang di HDD maupun Flashdisk serta Jaringan Anda dengan harga terjangkau hubungi kami di Hotline Kami : 081339551193

Showing posts with label Berita Terkini. Show all posts
Showing posts with label Berita Terkini. Show all posts

Monday, December 4, 2017

Memulai Kebiasaan Yang Telah Di tinggalkan


Di Tahun 2018 ini saya akan kembali aktif untuk menulis di blog ini untuk sekedar sharing atau sebagai tempat menyimpan ilmu atau pembelajaran yang telah saya dapatkan dalam kehidupan sehari. Baik bidang Elektronika, Fotografi, ataupun sekedar Perjalanan Touring Motor akan saya sharing di blog ini. Tips Trik juga akan saya  tambahkan untuk membuat kita saling berbagi.
Terima Kasih 

Mari Berteman saya juga ada di Facebook. Instagram dan Youtube
Facebook : Aidin Purdiansyah
Instagram : @aidinpurdiansyah
Youtube : +Aidin Purdiansyah 

Tuesday, April 28, 2015

Pendatang Baru Lensa Zoom Ultra Wide-angle 10-18mm terbaru dari Canon

 Lensa  Zoom Ultra Wide-angle EF-S10-18mm f/4.5-5.6 IS STM Ringkas dan Ringan

EF-S10-18mm f/4.5-5.6 IS STM
Pendatang baru nih lensa wide, benar benar pas deh untuk pecinta wide-angle apalagi yang suka photo landscape. Canon baru aja rilis nih lensa wide-angle baru bagi para pengguna tingkat pemula, EF-S10-18mm f/4.5-5.6 IS STM. Lensa ini udah lama sekali ditunggu para fotografer yang ingin merekam bentangan luas landscape.

Dengan bertambahnya lensa ultra wide-angle ini para sobat fotografer akan menyukai ekspresi fotografi yang cakupanya lebih luas, seperti foto landscape yang terbentang luas, atau foto yang memiliki efek perspektif yang kuat.

Karena lensa ini ringan dan ringkas jadi akan menjadi lebih gampang dibawah pada tas kamera kecil, sehingga kita dapat mengambil shoot lebih baik tanpa ada rasa capek. Nih lensa ketika dibawah saat mengambil foto jalanan pada saat berpergian sangat portable pokoknya. 

EF-S10-18mm f/4.5-5.6 IS STM juga merupakan lensa EF-S wide-angle pertama yang ada fitur IS (Image Stabilizer) jadi semakin ga shake nih foto kita, terus kalo kita shoot pemandangan  pada larut senja yang disinari cahaya malam sangat dimungkinkan sobat, atau pada lokasi di dalam ruangan yang kurang cahaya. Lensa ini juga memiliki performa AF kecepatan tinggi dan senja yang layak dibanggakan nih,  terus mampu menangkap subjek secara cepat dan menanggapi secara mulus. alias lancar jaya. Lensa ini wajib dimiliki sobat karena harganya sangat wajar dikelas wide-angle yaitu sebesar Rp 3.380.080 nih sumbernya camera.co.id. Sangat wajar kan sobat pokoknya manfaatkan lensa wide-angle ini untuk mencoba tantangan perspektif dan landscape gaya baru.

Untuk Rincian Lensa ini dapat dilihat disini
 

Dengan membandingkan ukurannya dengan EF-S10-22mm f/3.5-4.5 USM , lensa wide-angle dengan kisaran focal length yang sama, Sobat lebih mudah mengetahui betapa ringkasnya lensa EF-S10-18mm f/4.5-5.6 IS STM ini . Diameter maksimum lensa ini 8,9mm lebih kecil dan panjangnya 17,8mm lebih pendek daripada 10-22mm, dan bobotnya sekitar 145g lebih ringan. Pokoknya, inilah lensa yang menarik buat yang mengedepankan entengnya pada saat berbergian mengambil gambar.

Semoga berma
anfat yah sobat infonya.
Silahkan kunjungi page saya di facebook Aidin Studio

Terima Kasih

Tuesday, July 9, 2013

Menkopolhukam Minta Eksekusi Pilkada Manggarai Barat

MENKOPOLHUKAM Djoko Suyanto meminta putusan MA atas sengketa Pilkada Manggarai Barat dieksekusi. Dalam surat resmi tertanggal 24 Juni 2013 lalu, Menkopolhukam merekomendasikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk melakukan mediasi dengan Pemprov NTT, Pemkab Manggarai Barat, dan DPRD Manggarai Barat agar dapat memberikan kejelasan menyangkut tindak lanjut atas putusan Mahkamah Agung terhadap kasus ini.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil rapat desk pilkada terkait sengketa Pilkada Manggarai Barat tanggal 8 Mei 2013 lalu. Rapat tersebut membahas surat Jhon N Palinggi tentang permohonan bantuan dukungan agar putusan MA dilaksanakan oleh Mendagri. Karena itu Menkopolhukam mempertanyakan sikap Mendagri yang terkesan mengulur-ulur waktu dalam mengeksekusi putusan MA tersebut.

Menyikapi surat Menkopolhukam tersebut, Roby Li, anggota DPRD NTT dari Partai Hanura sebagai partai pengusung menyampaikan bahwa sebagai negara hukum hal yang diputuskan oleh lembaga tertinggi hukum yakni MA harus dipatuhi. Semua pihak harus menjunjung tinggi putusan tersebut dan melaksanakannya sehingga  tercermin kewibawaan hukum.

Sebagai partai pengusung, pihaknya punya kewajiban mendesak gubernur agar segera bersurat ke Mendagri untuk mencabut putusan lama dan memberhentikan pejabat yang sudah dilantik.

Dia mengakui, untuk menegakkan hukum memang butuh pengorbanan besar, termasuk dampaknya pada penyelenggaraan pemerintahan akibat pergantian tampuk pimpinan. Namun menurutnya, itu perlu dilakukan karena selama ini penegakan hukum di negeri ini cenderung kompromistis dengan hal-hal yang menyimpang.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota DPRD lainnya Somie Pandie. Menurutnya, sebaiknya gubernur segera menanggapi surat Menkopolhukam tersebut dengan bersurat ke Mendagri untuk menindaklanjuti, supaya jangan ada konflik horisontal di tingkat bawah.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu calon bupati dan wakil bupati Manggarai Barat, Fidelis Pranda dan Vinsen Pata (Fiva) mendesak Menteri Dalam Negeri untuk segera mengeksekusi putusan MA, yang mencabut dan membatalkan SK tentang pengangkatan paket Gusty (Agustinus Dula dan Maximus Gaza) sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

Paket Fiva membantah keras pernyataan utusan dari Depdagri Syarif Badri yang menilai masalah Pilkada Manggarai Barat tahun 2010 hanya karena persoalan prosedur.

Menurutnya, pernyataan tersebut bohong karena dalam putusan MA tidak ditemukan kesalahan prosedur, melainkan masalah pidana money politics pada minggu tenang, bahkan sehari sebelum pemilihan.

Salah seorang tim sukses dari paket Gusty melakukan kampanye hitam dan akhirnya tertangkap lalu  menerima hukuman penjara selama tiga bulan. Menurutnya, sesuai ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku ditegaskan bahwa calon atau tim sukses yang terbukti melakukan money politics yang sudah berkekuatan hukum tetap dibatalkan penetapannya termasuk kepala daerah yang terpilih.

Paket yang diusung oleh koalisi Partai Hanura, PDIP, PKPI, PDK dan Serikat Buruh ini meminta Mendagri untuk tidak mengabaikan putusan MA dan melindungi atau bersengkongkol dengan pelaku politik uang.

Sumber:(E-1) ansel@victorynewsmedia.com

Wednesday, May 29, 2013

KEGIATAN UTAMA SAIL KOMODO DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TANGGAL 29 JULI 2013 – 7 SEPTEMBER 2013

KEGIATAN UTAMA SAIL KOMODO
DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
TANGGAL 29 JULI 2013 – 7 SEPTEMBER 2013

  1. PEMBUKAAN SAIL KOMODO DI ENTRY POINT KOTA KUPANG, YANG DIHADIRI OLEH WAKIL PRESIDEN RI DAN ROMBONGAN BERSAMA PARA PESERTA SAIL KOMODO DARI BERBAGAI NEGARA, BERUPA PENYAMBUTAN PESERTA SAIL KOMODO DARI 20 NEGARA, DENGAN MENGGELAR:
    • TARIAN KOLOSAL (TARI CERANA PENYAMBUTAN TAMU) DIIRINGI ORKES SASANDO DAN KOOR 1000 ORANG;
    • TARIAN KOLOSAL BUDAYA TIMOR (TARIAN BONET) SEBANYAK 1000 ORANG SAMBIL MENGIRINGI RAJA–RAJA TIMOR DARI BELU, TTU, TTS, KABUPATEN KUPANG DAN KOTA KUPANG;
    • LAGU DAN TARIAN OFALANGGA DARI ROTE NDAO;
    • TARIAN DARI SABU RAIJUA DAN ALOR.
  2. ATRAKSI TARIAN DAERAH.
  3. PARADE KAPAL PERANG DARI AMERIKA, AUSTRALIA, BELANDA, PORTUGIS, JEPANG, CINA DAN TUAN RUMAH INDONESIA DI 21 KABUPATEN/KOTA.
  4. PAMERAN INDUSTRI BAHARI DAN NTT EXPO.
  5. KEGIATAN BAKTI SOSIAL DAN PELAYANAN KESEHATAN BERUPA OPERASI BIBIR SUMBING DAN KATARAK DARI TENAGA MEDIS KAPAL PERANG DARI BERBAGAI NEGARA BAGI MASYARAKAT NTT SECARA GRATIS.
  6. YACHT RALLY MENYINGGAHI 21 KABUPATEN/KOTA MENGELILINGI NUSA TENGGARA TIMUR MELALUI DUA JALUR.
    • JALUR A
    • KOTA KUPANG, KABUPATEN KUPANG, KABUPATEN TTS, KABUPATEN TTU (WINI), KABUPATEN BELU (TELUK GURITA), KABUPATEN ALOR, KABUPATEN LEMBATA, KABUPATEN FLORES TIMUR, KABUPATEN SIKKA, KABUPATEN ENDE, KABUPATEN NAGEKEO, KABUPATEN NGADA DAM KABUPATEN MANGGARAI BARAT
    • 2. JALUR B
    • KOTA KUPANG, KABUPATEN ROTE NDAO, KABUPATEN SABU RAIJUA, KABUPATEN SUMBA TIMUR, KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA, KABUPATEN SUMBA TENGAH, KABUPATEN SUMBA BARAT, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR, KABUPATEN MANGGARAI DAN KABUPATEN MANGGARAI BARAT.
  7. KEGIATAN LINTAS NUSANTARA REMAJA PEMUDA BAHARI.
  8. UPACARA PERAYAAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 68 DI SALAH SATU PULAU TERLUAR DI NTT.
  9. KEGIATAN DI SUMBA DAN PAGELARAN BUDAYA SUMBA DENGAN MENAMPILKAN:
    • TARIAN WOLEKA DAN KATAGA SECARA KOLOSAL YANG DIDUKUNG OLEH PADUAN SUARA (KOOR) 1000 ORANG, DAN
    • MENGGELAR TENUN IKAT SUMBA DENGAN PANJANG 100 METER YANG DI HADIRI MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF BESERTA ROMBONGAN.
  10. SEMINAR INTERNASIONAL DAN NASIONAL.
    • GEOPARK DI LABUAN BAJO
    • ENERGI TERBARUKAN PULAU SUMBA DI WAINGAPU
  11. PAMERAN
  12. OLAHRAGA REKREASI, BERUPA:
    • VOLLY PANTAI DI KOTA KUPANG DAN MANGGARAI BARAT;
    • LOMBA LARI KOMODO 10 K DI TTS DAN MANGGARAI BARAT;
    • RENANG DI KOTA KUPANG;
    • SELANCAR DI ROTE NDAO;
    • TRACKING DI TTS, KAB. KUPANG, ROTE NDAO DAN ENDE;
    • LOMBA DAYUNG PERAHU DI KOTA KUPANG DAN ROTE NDAO;
    • TURNAMEN MANCING INTERNASIONAL DI MANGGARAI BARAT;
    • FOTOGRAFI BAWAH LAUT DI ALOR, ROTE NDAO, NGADA DAN MANGGARAI BARAT;
    • PACUAN KUDA DI TTU DAN SUMBA TIMUR;
    • SABUNG AYAM DI SABU RAIJUA;
    • LOMBA MAKAN IKAN DI MANGGARAI BARAT.
  13. TOUR WISATA KOLOSAL KE BERBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA, PAGELARAN BUDAYA DAN HIBURAN UMUM DI 21 KABUPATEN/KOTA SE-NTT.
  14. PROSESI PASOLA DI SUMBA BARAT DAYA DAN KEGIATAN UPACARA ADAT DI TIAP–TIAP KAMPUNG ADAT.
  15. ACARA PUNCAK SAIL KOMODO 2013 DI LABUAN BAJO YANG DIHADIRI PRESIDEN RI BERSAMA ROMBONGAN, DENGAN ACARA:
    • PAGELARAN BUDAYA FLORES BERUPA TARIAN JA’I DAN IKIMEA KOLOSAL SEBANYAK 2000 ORANG;
    • PADUAN SUARA (KOOR) 1000 ORANG;
    • PAMERAN;
    • SEMINAR.




      Jadwal Sail Komodo 2013 dan Rencana Kegiatan di Destinasi Singgahan
      Dari Darwin dan Event-Event Wisata, Olahraga Rekreasi dan Tour Wisata Kolosal
      Di Entrypoint dan Destinasi Sail Komodo 2013 di Nusa Tenggara Timur

      KEGIATAN DI DARWIN
    • Technical meeting dan Barbeque ( 24 Juli 2013)
    • Acara pelepasan (flag off) dengan tembakan salvo di Selat Darwin ( 27 Juli 2013)

KEGIATAN DI NTT
1. Kota Kupang Sebagai Pintu Masuk ( 29 Juli – 4 Agustus )
  • Titik labuh kapal perang di Dermaga LANTAMAL dan kapal peserta sail di Pantai Kupang
  • (29 – 30 Juli 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo
  • (29 Juli 2013) Pelaksanaan CIQP
  • (29 – 30 Juli 2013) Lomba dayung perahu tradisional
  • (30 Juli 2013) Tour Wisata Kolosal: Melihat kuburan Belanda di Fatufeto, Kuburan Raja Taibenu di Manutapen, Museum, Gua Jepang yang sangat bersejarah ketika membangun Bandar Udara Penfui pada Perang Dunia II, Meriam Australia, Melihat Perkampungan Nelayan Oesapa, dan melihat budidaya Lontar di Lasiana
  • (31 Juli 2013) Tour Kolosal ke Kabupaten Kupang; Melihat tempat kerajinan Sasando dan garam di Oebelo, upacara tabur bunga penghormatan bagi para pahlawan Australia dan Jepang di Tugu Oesao, Snack Kue Cucur di Oesao, lihat lomba tracking dan Paron Sapi di Danau Nefo Kouk.
  • (1 Agustus 2013, jam 07.00 WITA) Kegiatan di Dermaga LANTAMAL; renang dari Pulau Semau ke Dermaga LANTAMAL, parade kapal perang, Pameran industri bahari, kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing dan katarak dan berbagai penyakit lainnya. 
  • (1 Agustus 2013, jam 17.00 WITA) Pagelaran Budaya Kolosal dan Hiburan Umum dalam rangka pembukaan Sail Komodo 2013 dengan menampilkan:
Tari Cerana Kolosal yang dibawakan oleh 100 penari dan diringi pemain Sasando dengan Lagu Bo Lele Bo yang dinyanyikan Agnes Monica dan Afgan dengan didukung oleh koor sebanyak 1000 orang;
Tarian Likurai Kolosal dengan Lagu Oras Loro Malirin dinyanyikan artis NTT dengan dukungan koor 1000 orang diiringi orkes suling dari Kabupaten Belu sebanyak 300 penari anak sekolah;
Tarian Bonet sebanyak 1000 orang yang mewakili Kabupaten Belu, TTU, TTS, Kabupaten Kupang dan Kota Kupang sambil mengiringi raja-raja dari daratan Timor untuk menempati panggung dan membentuk pagar betis.
Sekapur sirih oleh Gubernur NTT;
Tarian Dodakado dari Kabupaten Alor yang menggunakan pakaian tradisional dari kulit kayu;
Tarian Kolosal Komodo Raksasa yang merupakan simbol dari semangat FLOBAMORA dan menyambut Sail Komodo, ibarat obor olimpiade yang akan ditarikan dari Kupang dilanjutkan ke Sumba Timur dan berakhir di Labuan Bajo pada acara puncak, dengan membentuk konfigurasi menyambut Bapak Wakil Presiden naik ke panggung untuk memberikan sambutan;
Lagu Au Aia dan Tarian Foti dari Kabupaten Rote Ndao;
Lagu dan Tarian dari Kabupaten Sabu Raijua;
Doa bersama oleh 4 pemuka agama.
  • Gala dinner bersama Bapak Wakil Presiden bersama rombongan sambil menyambut NTT EXPO (ENTEX)
  • (2 Agustus 2013) Kegiatan di Kabupaten TTS; Tour Wisata Kolosal menyaksikan lomba lari 10 K, Pagelaran Buday TTS dan galla dinner bersama bupati. Atau Tour Wisata Kolosal menyaksikan tracking di Gunung Marmer Fatumnasi melewati Hutan Bonsai dan finish di kaki Gunung Mutis.
  • (3 Agustus 2013) Kegiatan di Kabupaten Kupang, Tour Wisata Kolosal.
  • (4 Agustus 2013) Persiapan keberangkatan (flag off) ke:
Rute A : Kabupaten TTU, Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada dan Nagekeo;
Rute B : Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat
2. Kabupaten Kupang (31 Juli 2013)
  • Tour Wisata Kolosal : Lihat Tempat Kerajinan Sasando dan Garam di Oebelo, Upacara Tabur Bunga Penghormatan Bagi Para Pahlawan Australia dan Jepang di Tugu Oesao, Snack Kue Cucur di Oesao, Liat Lomba Tracking dan Paron Sapi di dano Nefo Kouk, melihat Kuburan Belanda Kerkof di Nunhila, Gereja Kota Kupang, Sonaf Oepura, Kunjungi SLB,Panti Asuhan, Liat Rumah Raja di Baun.
  • Konser Sasando di Kupang.
3. Kabupaten Timor Tengah Selatan (2 Agustus 2013)
  • Tour Wisata Kolosal melihat Benteng None dan Kampung Tradisional Boti, Menyaksikan Lomba Lari 10 K, Pagelaran Budaya TTS dan Gala Dinner Bersama Bupati. Atau kegiatan,
  • Tour Wisata Kolosal Menyaksikan Tracking di Gunung Marmer Fatumnasi, Melewati Hutan Bonsai dan Finis di Kaki Gunung Mutis.

JALUR A
4. Kabupaten Timor Tengah Utara (5-8 Agustus 2013)
  • (5 Agustus 2013) Titik labuh di Wini.
  • (5 Agustus 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo dan diarahkan ke pembukaan Pacuan Kuda di Tanjung Bastian.
  • (5 Agustus 2013) Pagelaran budaya dan hiburan umum di Wini.
  • (6 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal ke Kampung Adat Tamkesi, Gua Bitauni di Insana, Desa Adat Maslete, Desa Adat Tubuhue, Makan Raja Salem di Noemuti, rumah-rumah Uisneno, dan peninggalan Portugis.
  • (6 Agustus 2013) Galla dinner bersama bupati.
  • (7 Agustus 2013) ...
  • (8 Agustus 2013) ...
5. Kabupaten Belu (9 – 12 Agustus 2013)
  • (9 Agustus 2013) Titik labuh di Teluk Gurita
  • (9 Agustus 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo, dengan acara: Hase Hawaka (tegur sapa adat), Pengalungan peserta, Tarian Wellcome, Menuju Kolam Susuk, Parade Tarian Likurai 1000 penari, dan Lagu Oras Loro Malirin 250 siswa oleh Orkes Suling Bambu ( SDI Hanan, SDI Bikane, SMPN Kaputu, SDI As Manulea dan SDI Tunu Ahu).
  • (9 Agustus 2013) City Tour di Kota Atambua; Tarian penyambutan, Malam hari, gala dinner bersama Bupati, Bidu Lalok, Sekapur siri dari Bupati Belu, Sepata kata dari peserta, Santap malam bersama, Atraksi panggung, Tairian Tala (Gong), Musik Tradisional Fafudi Grup.
  • (10 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal, ke Kampung Adat Tuaninu, Benteng Lapis 7 (tujuh) Makes, Pintu Perbatasan RI-RDTL di Mota Ain.
  • (11 Agustus 2013) Pameran-Pameran; Pameran kuliner, Pameran tenun ikat Kab. Belu, Atraksi budaya Upacara Penangkapan Ikan di Kolam Susuk, dan Persiapan pelepasan peserta
  • (12 Agustus 2013) Persiapan keberangkatan.
6. Kabupaten Alor (13 – 15 Agustus 2013)
  • Titik labuh di...
  • Penyambutan Peserta Sail Komodo.
  • Tour Wisata Kolosal ke Museum 1000 Moko, Alquran Kuno, Kampung Takpala, Hutan Nostalgia.
  • Lomba Fotografer Bawah Laut ( Ada 11 Spot).
  • Pagelaran Budaya dan Hiburan Umum.
  • Gala Dinner Bersama Bupati.
7. Kabupaten Lembata (16 – 19 Agustus 2013)
  • (16 Agustus 2013) Titik labuh Di Pelabuhan Lewoleba
  • (16 Agustus 2013) Penyambutan peserta sail di pelabuhan dilanjutkan dengan karnaval budaya keliling kota;
  • (16 Agustus 2013) Malam hari, gala diner di Taman Kota;
  • (17 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal, outing ke Pantai Pasir Putih Mingar;
  • (18 Agustus 2013) Tour Kolosal ke Lamalera, melihat prosesi penangkapan Ikan Paus di kompleks Peledang;
  • (19 Agustus 2013) Tour kolosal Tracking ke Gunung Ile Ape.
8. Kabupaten Flores Timur (20 – 23 Agustus 2013)
  • (20 Agustus 2013) Titik labuh di ...
  • (20 Agustus 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo
  • (20 Agustus 2013) Malam hari, galla dinner bersama bupati
  • (21 Agustus 2013) Tour wisata kolosal ke Kampung Lamawalang, Pemandian Air Panas Oka dan Pantai Asuhan, Desa Wisata Ile Padung, kuliner Ayam Lawar, Jagung Titi dan Kue Rambut.
  • (21 Agustus 2013, malam hari) Pagelaran budaya dan hiburan umum, Festival pakaian tradisional, teater dan pameran
  • (22 Agustus 2013) Melihat makam Mgr. Gabriel Manek di Lebao dan Situs peninggalan Portugal (Tuan Menino, Tuan Ana dan Tuan Ma)
  • (23 Agustus 2013) Persiapan keberangkatan
9. Kabupaten Sikka (24 – 27 Agustus 2013)
10. Kabupaten Ende (28 Agustus –  1 September 2013)
  • (28 Agustus 2013) Titik labuh di Maurole
  • (28 Agustus 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo secara adat
  • (28 Agustus 2013) Pagelaran budaya
  • (29 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal; melihat Danau Kelimutu, Kebun Argowisata Waturaka, Industri Pengolahan Mete di Wolowaru, Pasar Sayur dan Buah Nduaria, Kampung adat Wologai Tengah dan Air Panas Ae Oka Detusoko
  • (29 Agustus 2013) Malam hari, Pagelaran budaya tarian tradisional
  • (30 Agustus 2013) Berangkat ke Ende mengunjungi sekolah, mengunjungi Woloare, mengunjungi Situs Bung Karno, Museum Bahari dan Pohon Sukun, waktu bebas dan menukar uang, mandi dan berenang di kolam Ae Oka Detusoko
  • (30 Agustus) Malam hari, Pagelaran budaya dan hiburan umum, Gawi bersama masyarakat Ende di Lapangan Perse dan galla dinner bersama bupati
  • (31 Agustus) mengunjungi kampung tradisional di Kota Ende
  • (1 September 2013) Persiapan keberangkatan
11. Kabupaten Nagekeo (2 - 4 September 2013)
  • (2 September 2013) Titik labuh di Maropokot
  • (2 September 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo oleh iring-iringan perahu kelompok nelayan Maropokot, penyambutan secara adat (Bhea Sa), penyambutan resmi oleh Pemda Nagekeo jamuan tradisional siri pinang dan tembakau, atraksi musik Ndoto
  • (2 September 2013) Malam hari, Atraksi budaya, pagelaran seni dan gala dinner
  • (3 September 2013) Tour Wisata Kolosal; melintasi areal persawahan irigasi Mbay Kanan menuju Bendungan Sutami, Tou menuju Kampung Adat Tutubhada, menyaksikan Tinju Tradisional/Etu di Kampung Gero, menuju Situs Arkeolog Olabula, Kampung Adat Boawae, tour menuju Mbay melalui jalur Aegela Mbay
  • (4 September 2013) Persiapan keberangkatan
12. Kabupaten Ngada (5 - 7 September 2013)
  • (5 September 2013) Titik labuh di Riung
  • (5 September 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo
  • (6 September) Tour Wisata Kolosal; melihat Kampung Adat Bena, Air Panas Soa, Pasar Soa, Kampung Loa dan menikmati indahnya 17 Pulau Riung
  • (6 September) Malam hari, Pagelaran budaya dan hiburan umum di Riung
  • (6 September 2013) Malam hari, Galla dinner bersama bupati
  • (7 September 2013) Persiapan keberangkatan

JALUR B
13. Kabupaten Rote Ndao (5 – 9 Agustus 2013)
  • (5 Agustus 2013) Titik labuh di Dermaga Ba’a
  • (5 Agustus 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo dengan Expo Lakamola Anansio dan City Tour melihat obyek wisata di Ba’A
  • (5 Agustus 2013, malam hari) Pagelaran budaya dan hiburan umum di lapangan Ba’a
  • (6 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal, melihat Rumah Raja Tie, melihat budaya Lontar di Oeseli, menuju Pantai Boa dan makan siang di Pantai Nemberala, melihat acara HUS di Desa Boni Dengka Kecamatan Rote Barat Laut
  • (6 Agustus 2013, malam hari) Pagelaran budaya dan hiburan umum di lapangan Ba’a
  • (7 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal ke Batu Termanu, Rumah Raja Amalo di Rote Tengah, melihat Penyu berkepala ular di Desa Maubesi Rote Tengah dan melihat Lomba Dayung Perahu Tradisional di Laut Mati
  • (7 Agustus 2013, malam hari) Pagelaran budaya dan hiburan umum serta galla dinner bersama bupati
  • (8 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal ke Tiang Bendera, dilanjutkan ke Mandou Tangga Seribu melihat perbatasan dengan Australia dan lomba Tracking
  • (9 Agustus 2013) Persiapan keberangkatan
14. Kabupaten Sabu Raijua (10 – 14 Agustus 2013)
  • (10 Agustus 2013) Titik labuh di Pantai Seba
  • (10 Agustus 2013) Acara Vestifal Mai We Di Lahawu Dalam Rangka Penyambutan Peserta Sail Komodo Pantai Reklamasi Napae Seba
  • (11 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal melihat Kampung Adat Bod’o , dan Kampung Meglitik Namata. Didahului dengan pemakaian Pakaian Adat dan diterima dengan Pacuan Kuda dan Hod’Da, dilanjutkan dengan kunjungan melihat lokasi Tambak Garam Tradisional, dan penyulingan Sopi Sabu. Kemudian menuju ke lokasi wisata Lie Madira; 
  • (11 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal ke Kampung Adat Pedaro, menyaksikan Tenun Ikat Tradisional, kemudian menuju Pantai Lobohede, menyaksikan atraksi adu ayam ala Sabu. Lalu menuju Kolo Teriwu dan kembali ke Seba 
  • (11 Agustus 2013, malam hari) Pagelaran Festifal Budaya Maiwe di Lahu
  • (12 Agustus, jam 08.30) Tour Wisata Kolosal melihat Kampung Adat Dabba di Liae, dan ke Benteng Ege yang dibangun pada jaman penjajahan Inggris. Melihat atraksi taji ayam, sadap nira, dan kegiatan Atraksi Banting Sabu, Kewaji Aru (lompat Alu) dan lainnya. Acara penyambutan peserta di Dabb’a Liae ( Hoda dan ritual pencucian diri untuk memasuki rumah adat) kemudian menuju Kampung Adat Kolo Gopo dan Luiko di Eilogo. Penanaman jagung kebun rakyat Mandiri di Liae dan kembali ke Seba. 
  • (12 Agustus 2013, malam hari) Gala dinner bersama bupati dan para Muspida Kabupaten Sabu Raijua. Acara malam budaya. Tarian kolosal Ledo 500 orang penari
  • (13 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal lokasi wisata Pemandian Loko Aimada, peserta sail dimandikan oleh para gadis, melihat Kampung Adat Kudji Ratu, Ranalai, Doka Iki di Limagu, Kampung Adat Raeba di Bodae, pasir putih di Desa Eilode, dan lokasi wisata Diving di Huwaga. Masing-masing lokasi yang di kunjungi menampilkan beragam atraksi budaya.
  • (13 Agustus 2013, malam hari) Pagelaran budaya dan hiburan umum. Tarian kolosal Padoa, 1500 orang.
  • (14 Agustus 2013) Persiapan keberangkatan
15.  Kabupaten Sumba Timur (15 – 18 Agustus 2013)
  • (15 Agustus 2013) Titik labuh di Pelabuhan Lama Waingapu
  • (15 Agustus 2013) Penyambutan peserta sail
  • (15 Agustus 2013) City Tour, ke Kantor Disbudpar, Pasar Tradisional, Museum Daerah U. H. Kapita, Kunjungan ke rumah sakit dan panti asuhan, Kuliner panganan lokal, Kampung Prailiu, dan Taman wisata
  • (15 Agustus 2013) Malam hari, Pameran dan Taman Hiburan Rakyat;
  • (16 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal, ke Kampung Pau Menyaksikan Pembuatan Tenun Ikat dan Pekuburan Megalitik, Rindi Mengunjungi Kampung Adat dan Pekuburan Megalitik dan  Kuburan Almarhum bapak Umbu Mehang Kunda, Sanggar Ori Angu: Menyaksikan tarian tradisional, dan proses pembuatan tenun, Kampung Wunga : Menyaksikan Keunikan Kampung Tradisional Wunga, Kampung Rambangaru : Menyaksikan Keunikan Kampung Rambangaru, Kampung Praintang: Menyaksikan Keunikan Kampung Prainatang, Pantai Londa Lima : Rekreasi di pantai Londa Lima;
  • (17 Agustus 2013) Mengikuti Upacara peringatan HUT Proklamasi di Lapangan Pahlawan Waingapu
  • (18 Agustus 2013) Persiapan Keberangkatan ke Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya
16. Kabupaten Sumba Barat Daya (19 – 21 Agustus 2013)
  • (19 Agustus 2013) Titik labuh di Waikelo
  • (19 Agustus 2013) Penyambutan peserta sail oleh pimpinan dan pejabat daerah dengan tarian tradisional
  • (12 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal, (Jam 07.00) Menuju Kecamatan Kodi Utara melihat Sentra Pengolahan Hasil Perkebunan, (Jam 08.00) Menuju Kecamatan Kodi Bangedo melewati Kampung Adat Parona Baroro dan Pantai Reda Kapal menuju Kampung Ratenggaro, untuk melihat rumah adat, batu kubur dan tenunan lokal. (Jam 10.00) Menuju Kampung Situs Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, di mana demonstrasi atraksi budaya Pasola dan upacara penarikan batu kubur akan dipentaskan. (Jam 12.00) Menuju kolam air asin Waikuri, Kecamatan Kodi Utara untuk makan siang dan berekreasi (berenang atau manyaksikan pemandangan alam yang eksotik). (Jam 15.00) Rombongan kembali ke Kapal di Waikelo Pante. (Jam 16.00) Acara bebas (para wisatawan diberikan kesempatan untuk menyewa jasa guide). (Jam 18.30) City Tour. (Jam 20.30) Rombongan menuju ke alun – alun kota untuk menyaksikan event “Festival Budaya Se-sumba”. Pada event ini akan berlangsung acara lomba menyanyi, tari – tarian dan pameran budaya Sumba. (Jam 23.00) Rombongan di antar kembali ke kapal. Rangkaian tour selesai.
  • (21 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal, (Jam 07:00) Rombongan berangkat dari Waikelo pante untuk menyaksikan pemandangan sawah serta demonstrasi upacara perkawinan adat Sumba Barat Daya di Tema Tana dan Weekelo Sawah, Kecamatan Wewewa Timur. (Jam 09:30) Rombongan kemudian akan dibawa menuju pasar tradisional, Kecamatan Kota. (Jam 12:00) Tour dilanjutkan ke Kampung Adat Bondo Kapumbu dan Makan siang sambil berekreasi di Pantai Mananga Aba, Kecamatan Loura. (Jam 15:00) Rombongan kembali ke kapal di Waikelo pantai. (Jam 16.00) Acara bebas (para wisatawan diberikan kesempatan untuk menyewa jasa guide). (Jam 18:30) Rombongan dijemput menuju ke Rumah Budaya untuk Gala dinner (disajikan makanan lokal khas Sumba) dan acara tatap muka dengan pimpinan dan para pejabat Kabupaten Sumba Barat Daya serta para insan – insan pariwisata dan budaya yang ada di Kabupaten Sumba Barat Daya. Dalam acara ini juga akan dilakukan ceramah dan dialog singkat dengan rombongan peserta Sail Komodo. (Jam 20:30) Rombongan menuju ke alun – alun kota untuk menyaksikan event “Festival Budaya Se-sumba”. Pada event ini akan berlangsung acara lomba menyanyi, tari – tarian dan pameran budaya Sumba. (Jam 23:00) Rombongan di antar kembali ke kapal. Rangkaian tour selesai.
17. Kabupaten Sumba Barat (22 – 25 Agustus 2013)
18. Kabupaten Sumba Tengah (26 – 27 Agustus 2013)
  • Titik labuh di Waikelo
  • Penyambutan Peserta Sail Komodo.
  • Tour Wisata Kolosal Melihat Kampung Adat Pasunga, Pantai Konda Maloba, Manua Kalada, Wawa Rongu, Deri Kembajawa, Galubakul, Kabonduk, Pacuan Kuda tradisional
  • Pagelaran Budaya dan Hiburan Umum.
  • Gala Dinner Bersama Bupati.
19. Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur (28 Agustus - 2 September 2013)
  • (28 Agustus 2013 Titik labuh di Cepi Watu (Manggarai Timur)
  • (28 Agustus 2013) Penyambutan peserta Sail Komodo
  • (29 Agustus 2013) Tour wisata kolosal ke Danau Ranamese dan Wae Rebo
  • (30 Agustus 2013) Tour ke Kampung Todo, kembali ke Ruteng dan Pagelaran budaya di Kampung Adat Ruteng
  • (30 Agustus 2013, malam hari) galla dinner bersama bupati Manggarai
  • (31 Agustus 2013) Tour Wisata Kolosal; melihat Goa Liang Bua tempat asal mula Homo Florensis, Rumah adat Manggarai, Ruteng Pu’u, Cara (Pembagian sawah konumal)
  • (1 September 2013) ... acara di Manggarai Timur
  • (2 September 2013) ... acara di Manggarai Timur
22. Kabupaten Manggarai Barat (3 – 14 September)
  • Titik labuh di Dermaga Labuan Bajo.
  • Penyambutan Peserta Sail Komodo.
  • Lomba Lari Komodo 10 K.
  • Lomba Selam Masal.
  • Turnamen Mancing Internasional
  • Tour Wisata Kolosal ke Taman Nasional Komodo.
  • Pameran
  • Bhakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Katarak.
  • Tour Wisata Kolosal Istana Goa Ular
  • Parade Kapal perang dan sailling pass
  • (Puncak Acara Sail Komodo) Pagelaran Budaya, Tarian Ja’i dan Tarian Iki Mea Masal, Tarian Caci, Tarian Komodo Raksasa Kolosal dan Tarian putar kliri kanan
  • Sambutan Presiden Republik Indonesia sekaligus menutup kegiatan Sail Komodo 2013.
  • Doa Bersama 4 Pemuka Agama.
  • Gala Dinner Bersama Bapak Presiden dan Rombongan
  • Hiburan Umum.
SELESAI

source

Sunday, January 6, 2013

AHM Mulai Pasarkan Honda CB150R STREETFIRE Harga (OTR Jakarta) Rp 22.350.000

PT Astra Honda Motor (AHM) mengakhiri tahun ini dengan meluncurkan model motor sport terbaru Honda CB150R STREETFIRE yang memadukan kecanggihan teknologi dan desain terkini.
Setelah diperkenalkan pada Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2012, Honda CB150R STREETFIRE mulai resmi dipasarkan bulan ini. Model ini hadir dengan mengusung konsep naked-sport bike berperforma terbaik dan mengedepankan desain sporti terdepan untuk menarik konsumen yang memiliki beragam semangat sport dan pengalaman berkendara.

Desain Terkini
Honda CB150R STREETFIRE mengusung desain ”speedy shape” berkarakter tajam, berkesan ramping dan ringan sebagai cerminan dari motor sport berperforma tinggi yang membangkitkan aura kecepatan. Garis desainnya seirama dan menyatu serta mengalir mulai dari lampu depan hingga spakbor belakang, sehingga menunjang tampilan keseluruhan yang sporti dan agresif.

Mesin 150cc Berperforma Tinggi
Honda CB150R STREETFIRE dibekali mesin 150cc, 4-Langkah, DOHC, 4-Katup, 6-Kecepatan, berbasis Honda CBR150R yang merupakan flagship Honda di segmen motor sport dengan model full fairing. Mesin berpendingin cairan (Liquid-Cooled) yang telah menerapkan sistem suplai bahan bakar PGM-FI (Programmed Fuel Injection) ini menghasilkan performa mesin yang luar biasa, akselerasi terbaik di kelasnya sekaligus hemat bahan bakar dan ramah lingkungan (memenuhi standar emisi gas buang Euro-2).

Model motor sport terbaru Honda ini memiliki daya maksimum 12,5 kW (17,00 PS)/ 10.000 rpm dan torsi maksimum 13,1 Nm (1,34 kgf.m)/ 8.000 rpm, mesin Honda CB150R STREETFIRE menghasilkan performa yang luar biasa, karena dapat mencapai kecepatan maksimum 122 km/jam serta akselerasi 10,6 detik untuk menempuh jarak 0-200 meter.

President Director AHM Yusuke Hori mengatakan Honda CB150R STREETFIRE menghasilkan kombinasi terbaik dari kinerja tinggi dan konsumsi bahan bakar yang efisien. Melalui model ini, konsumen akan menikmati performa mesin yang luar biasa dan membangkitkan adrenalin saat mengendarai.
"Kami telah berusaha memperluas produk-produk PGM-FI di tahun ini, tetapi upaya kami untuk lingkungan tidak hanya akan berhenti di sini. Untuk melanjutkan deklarasi FI, kami akan terus memberikan produk injeksi yang ramah lingkungan di tahun depan.

Rangka dan Suspensi
Model ini didesain menggunakan rangka inovatif tipe truss atau trellis yang ringan namun memiliki kekuatan yang tinggi. Rangka ini dirancang khusus untuk menunjang mesin, memaksimalkan kinerja sistem suspensi Pro-Link dan mengurangi getaran mesin secara optimal, sehingga menghasilkan kestabilan, kelincahan dan kenyamanan selama berkendara.

Honda CB150R STREETFIRE mengadopsi salah satu fitur canggih model CBR250R, yaitu sistem suspensi belakang Pro-Link yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi jalan sehingga membuatnya lebih stabil dan nyaman karena mampu membuat guncangan pada tempat duduk terasa lebih lembut.

Untuk mengendalikan kecepatan, model ini sudah dilengkapi dengan rem cakram ganda yang menghasilkan tenaga pengereman maksimal di segala kondisi perjalanan.

Fitur- Fitur Unggulan
Honda CB150R STREETFIRE memiliki panel meter dengan latar belakang grafik berwarna putih yang sporti serta didukung panel digital yang futuristik. Panel digital ini menampilkan informasi yang lengkap, seperti speedometer, odometer, trip meter, clock, dan fuel meter dalam satu tampilan layar.
Model ini juga sudah dilengkapi velg racing palang 6 berpola bintang serta memiliki penampang palang berbentuk U tebal yang sporti. Velg racing ini dibalut dengan ban tipe tubeless sehingga menjadikannya lebih aman dan praktis.
Selain itu, model ini juga dilengkapi fitur unggulan lain seperti pengaman kunci bermagnet (Magnetic Key Shutter), sehingga tampil lebih modern sekaligus praktis dan efektif mengurangi resiko pencurian motor.

Kondisi Pasar
Pasar sport nasional terus meningkat dan diminati masyarakat. Sepanjang Januari-November tahun ini, pasar motor sport nasional telah menyerap 714.599 unit atau meningkat 18,2% dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar 604.656 unit. Sepeda motor sport Honda diminati dengan pencapaian penjualan sebesar 159.947 unit (Data AISI).

Sementara itu, Honda CB150R STREETFIRE yang telah lama dinanti kehadirannya di pasar motor sport nasional, berhasil menarik perhatian hampir 2.500 peminat. Mereka tercatat menyatakan minatnya membeli model ini dengan mendaftarkan diri saat kemunculan pertama Honda CB150R STREETFIRE pada ajang JMCS 2012 dan juga yang mendaftarkan diri melalui situs komunitas online Honda.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan, animo masyarakat terhadap model ini memang luar biasa kendati model ini belum diluncurkan secara resmi ke pasar. Hal ini membuat perusahaan optimis Honda CB150R STREETFIRE akan mampu memperkuat penetrasi di segmen mid-sport.

“Dengan performanya yang tinggi dan tampilan yang sporti, kami yakin pasar sport menengah akan mengarah pada Honda CB150R STREETFIRE seiring dengan semakin diterimanya model ini di kalangan para pecinta motor sport Tanah Air.”

Harga dan Varian
Honda CB150R STREETFIRE dipasarkan dengan harga (OTR Jakarta) Rp 22.350.000,-. Model ini hadir dengan 4 pilihan warna, yaitu: Speedy White, Lightning White, Astro Black, dan Furious Red. AHM menargetkan penjualan Honda CB150R STREETFIRE mencapai 15.000 unit/bulan.





     Panjang X lebar X tinggi : 2.008 x 719 x 1.061 mm
    Jarak Sumbu Roda : 1.288 mm
    Jarak terendah ke tanah : 148 mm
    Berat kosong : 129 kg
    Tipe rangka : Diamond Steel (Truss Frame)
    Tipe suspensi depan : Teleskopik
    Tipe suspensi belakang : Lengan Ayun dengan Suspensi Tunggal (Sistem Suspensi Pro-Link)
    Ukuran ban depan : 80/90 - 17M/C 44P (Tubeless)
    Ukuran ban belakang : 100/80 - 17M/C 52P (Tubeless)
    Rem depan : Cakram Hidrolik, dengan Piston Ganda
    Rem belakang : Cakram Hidrolik, dengan Piston Tunggal
    Kapasitas tangki bahan bakar : 12 liter
    Tipe mesin : 4-Langkah, DOHC, 4-Katup, Silinder Tunggal
    Diameter x langkah : 63,5 x 47,2 mm
    Volume langkah : 149,48 cm3
    Perbandingan Kompresi : 11.0 : 1
    Daya Maksimum : 12,5 kW (17,0 PS)/ 10.000 rpm
    Torsi Maksimum : 13,1 Nm (1,34 kgf.m)/ 8.000 rpm
    Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 1,0 Liter pada Penggantian Periodik
    Kopling Otomatis : -
    Gigi Transmsi : 6-Kecepatan
    Pola Pengoperan Gigi : 1-N-2-3-4-5-6
    Starter : Pedal & Elektrik
    Aki : MF 12 V - 5 Ah
    Busi : -
    Sistem Pengapian : Full Transistorized



Sumber

Tuesday, September 11, 2012

Tampilan Baru Yamaha Byson


Yamaha Indonesia menyegarkan tampilan motor sport Byson dengan mengubah sedikit grifis pada tangki bahan bakar. Tampilan baru ini diklaim lebih laki-laki yang garang dan tegas.

Grafis tersebut berbentuk tengkorak kepala banteng dengan tema Invincible War Machine. Layaknya superhero police robot yang menggambarkan kesan futuristik. "Grafis ini membuat Byson terlihat lebih garang dan fokus ke bagian tangki tengkorak, sehingga pengendaranya pun bisa jadi pusat perhatian," kata PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia Indra Dwi Sunda.

Dalam rilis yang dikirim perusahaan, Selasa 11 September 2012, pabrikan Jepang ini juga menambah koleksi warna, yaitu biru. Saat ini Byson sudah tersedia dalam empat warna pilihan, Deep Red Metallic, Black Metallic X, White Metallic, dan teranyar Vivid Purplish Blue Cocktail.

"Menurut hasil survey kami, warna biru disukai pria jadi kami mengeluarkannya untuk Byson baru ini," katanya.

Perubahan lainnya yang mempertegas kesan lelaki terdapat pada bagian bracket, yang sebelumnya berwarna silver berubah menjadi hitam.

Yamaha tidak mengubah harga jual Byson baru ini. Yamaha masih membandrol Rp20,9 juta on the road Jakarta dan sekitarnya.

Spesifikasi mesinnya juga tidak berubah. Byson masih menggunakan mesin 4 langkah, 2 valve SOHC, berpendingin udara dan berkapasitas 153 cc. Mampu menghasilkan tenaga 10,1 kW pada 7.500 rpm dan torsi puncak 13,6 Nm di 6.000 rpm.

Byson pertama kali diluncurkan pada September 2010 di Padang Savana Gunung Bromo, Jawa Timur. Launching itu dilakukan bersamaan dengan peluncuran Scorpio Z dalam acara bertemakan Amazing Journey. Setelah itu mengalami beberapa kali facelift, sampai yang teranyar model September ini.

Penjualan Byson selalu meningkat, sejak dikeluarkan kali pertama (September hingga Desember 2010) terjual 23.265 unit, pada 2011 sebanyak 53.704 unit, dan Januari hingga Juli 2012 terjual 69.176 unit.

Sumber :  vivanews

Monday, September 10, 2012

Tersangka Kepala Dinas Kesehatan Mabar Belum Ditahan, RSUD Komodo Menelan Biaya 5 M

Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, dr.Harijaya bersama rekanan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuan Bajo setahun silam dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo hingga kini tidak jelas. Pasalnya, para tersangka sampai saat ini belum juga menjalani perisidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang bahkan para tersangka bebas berkeliaran karena tidak menjalani hukuman penahanan.

Gedung RSUD Komodo Labuan Bajo, menelan Biaya 5 M

Anggota Komisi A DPRD Mabar, Bernardus Barat Daya ketika dikofirmasi  di Labuan Bajo, Rabu (13/6) menegaskan dirinya sebagai anggota dewan yang membidangi masalah hokum mempertanyakan kinerja Kejaksaan soal kasus yang sudah lama tertimbun dalam laci Kejaksaan ini. Dikatakan masyarakat Manggarai Barat memiliki kesadaran dan sangat berharap kalau lembaga hokum yang namanya Kejari Labuan Bajo ini memiliki komitmen yang kuat dalam upaya pemberantasan korupsi di
daerah ini. Jika hal ini tidak ditunjukan oleh Kejaksaan maka kemana lagi masyarakat percaya dan berharap.

Menurut dia, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Komodo sebenarnya sudah menyedot perhatian public masyarakat Manggarai Barat karena kasus ini termasuk yang pertama. Sayangnya, orang-orang yang diduga terlibat dalam lingkaran kasus itu baik itu Kadis Kesehatan, dr.Harijaya dan rekanan yang sudah diumumkan sebagai tersangka oleh Kejari Labuan Bajo dan sudah diketahui masyarakat Manggarai Barat kini tenggelam begitu saja. “Saya malah pertanyakan ada apa dengan Kejari ini sehingga mereka belum juga disidangkan malah tidak pernah menjalani hukuman penahanan. Istimewa apa sehingga mereka ini tidak ditahan,”tegasnya

Senada dipertanyakan warga Wae Mata, Yos da Putra. Mantan aktivis PMKRI Cabang Denpasar ini menilai kalau pihak Kejari tidak memiliki kemauan baik dalam upaya penegakan supremasi hukum di Manggarai Barat. Pihak Kejari, kata dia, tidak ada komitmen dalam memberantas korupsi di daerah ini karena banyak kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani instansi itu kemudian tenggelam begitu saja tanpa ada kejelasan lebih lanjut. Dia mencontohkan, kasus proyek pembangunan RSUD Komodo adalah yang paling konkrit karena tidak ada upaya hokum lanjutan seperti apa sampai sekarang, padahal masyarakat Manggarai Barat sedang menunggu-nunggu sepak terjang Kejari dalam penegakan hokum, menangkap dan memproses pelaku yang diduga sudah menggaruk uang rakyat. Yos da Putra menambahkan proses pembiaran dan tidak mau memproses para pelaku yang ditunjukan Kejari Labuan Bajo saat ini memberikan preseden buruk soal penegakan hokum di Manggarai Barat kedepan. Siapa pun yang diduga tersangkut kasus korupsi akan bercermin dari kasus RSUD Komodo ini yang belum berujung ini. “Orang akan melihat kasus RSUD saja jalan di tempat, sekarang mau urus kasus korupsi lain. Ataukah karena mereka pejabat dan orang penting di daerah ini sehingga jaksa enggan proses. Yang jelas hanya jaksa yang tahu,”sinisnya.

Kepala Kejari Labuan Bajo, Sucipto ketika hendak ditemui dikantornya belum lama ini oleh sejumlah wartawan diperoleh informasi dari staf piketnya kalau sedang berada di luar daerah (Hans)
 
sumber: wartasemesta

Saturday, September 8, 2012

Labuan Bajo, Proyek Air Bersih Rp.900 Juta Asal Jadi, udah 9 tahun L. Bajo Susah Air.

Setelah berulang-ulang kali gagal dalam mengelola setiap proyek air bersih untuk kota Labuan Bajo, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Manggarai Barat melalui Bidang Cipta Karya kembali mendapat dana segar Rp.900 juta lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Sayangnya, dana ini tidak dikelolah baik sehingga pekerjaan diduga belum tuntas karena meninggalkan material pipa begitu saja pada sejumlah titik. Pada tahun 2012 ini, Bidang Cipta Karya lagi-lagi keciprat dana segar Rp.3,1 miliar.

Krisis air di kota labuan bajo

Entalah, apa yang terjadi namun diyakini proyek air bersih akan kembali menuai gagal dan gagal lagi. Tahun 2011 lalu, pemerintah pusat juga memberikan bantuan melalui dana DAK senilai Rp.900 juta lebih untuk air bersih kota Labuan Bajo. Sayangnya, dana ini digunakan tidak jelas dengan hasil akhir yang memprihatinkan. Bahkan sejumlah item kegiatan tidak dikerjakan hingga tuntas sehingga proyek instalasi menjadi terlantar. Jangankan selesai, masyarakat yang mengharapkan air bias mengair dari hasil proyek baru ini pun tidak terwujud.

Kini tahun 2012, melalui APBD II, lagi-lagi dana Rp.3,1 miliar digelontorkan untuk air minum bersih kota Labuan Bajo. Bakal gagal lagi.

Masih tentang dana 2011 lalu, besaran dana DAK untuk air minum Rp.900 juta lebih dikerjakan secara swakelola dan langsung dibawah tanggungjawab Bidang Cipta Karya, Dinas PU. Kepala Dinas PU, Jhon Oematan ketika dikonfirmasi menolak memberikan komentar dan mengarahkan wartawan menemui Mantan Kepala Bidang Cipta Karya, Aleks Kelang. Aleks dalam penjelasannya mengatakan dana itu digunakan untuk pekerjaan jaringan yang sudah terpasang hingga 4.150 meter dari Dalong hingga perbatasan Kaper, desa Golo Bilas.

Pemasangan pipa ini, jelas dia untuk tersier hanya pengamanan titik-titik kebocoran yang ada sepanjang jalur itu. Pada jalur ini sudah terpasang semua jaringan sedangkan pengadaan pipa sisa diperuntukan bagi PDAM Mbeliling. Pipa-pipa ini juga masih ada di Cipta Karya dan belum  diserahkan ke PDAM. Ini maksudnya supaya ketika PDAM Mbeliling berdiri sendiri, mereka sudah punya stok pipa sebagai asset mereka.

Sayangnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Mbeliling, Naaman Jalesy mengaku tidak mengetahui apa-apa soal dana DAK Rp.900 juta untuk air bersih itu. “Saya tidak pernah pegang satu sen pun uang itu. Semuanya orang PU yang urus,”katanya.

Kepala desa Nggorang, Laurensius Sun yang seharusnya wilayahnya kebagian proyek ini malah ditelantarkan. Padahal awal-awal dalam tahap sosialisasi dengan masyarakat dari pihak PU dan PDAM, desanya juga dilewati jaringan proyek ini. Sehingga dirinya sangat berharap warganya budah bisa menikmati air bersih, namun hingga kini harapan itu sia-sia.

Dia mencontohkan, untuk dusun Watulangkas, pipanya tidak dikerjakan demikianpun jalur perempatan menuju Terang, pipanya tidak dikerjakan dan dibiarkan begitu saja. Dirinya sempat beberapa kali mempertanyakan hal ini ke Dinas PU tapi sampai sekatang tidak ada tindak lanjutnya dan terlantar, padahal sumber air ada yang bisa membantu masyarakat di jalur itu. “Kita desak aparat untuk periksa karena sampai sekarang msyarakat tidak bisa menikmati air dari proyek ini,”ujarnya.(Che/Enji)

Sumber:  Wartasemesta

Honda Zoomer-X Skutik Keren Bergaya Petualang dari Honda

Setelah hadir cukup memukau dalam versi konsep di ajang Bangkok International Motor Show, Thailand, kini, Honda Zoomer-X menampakkan wujud aslinya.

Dilansir dari situs Honda Motor Thailand, Jumat, 7 September 2012, skutik bergaya adventure ini memiliki bodi yang memadukan unsur naked bike dan juga kelincahan dari motor skutik.

Kesan gagah terlihat dari kaki-kakinya yang menggunakan shock upside down yang mencengkram velg ring 12 inch dengan ban berulir kasar.

Di bagian joknya memiliki rongga yang juga dapat terbuka ke samping. Selain itu penyegaran tampilan yang baru juga terlihat dari bagian lampu depan berbentuk segi delapan.

Zoomer-X dibekali mesin injeksi PGM-FI 110 cc dengan transmisi V-Matic (CVT). Mesin ini diklaim Honda memiliki konsumsi BBM 53 km/liter. Harga yang ditawarkan 51 ribu baht atau sekitar Rp15,6 juta.