Berikut ini beberapa kiat untuk menjaga agar otak tetap bekerja dengan baik.
Biasanya ditandai dengan Sering lupa, susah konsentrasi, cepat lelah emosi gak stabil dan sering bengong.
Biasanya ditandai dengan Sering lupa, susah konsentrasi, cepat lelah emosi gak stabil dan sering bengong.
- Rajinlah membaca. Sempatkanlah membaca surat kabar, majalah atau buku setiap hari.
- Pelajari hal-hal baru. Misalnya belajar komputer, bermain alat musik tertentu, atau mempelajari bahasa asing tertentu, atau lakukan sesuatu yang sesuai dengan bakat anda.
- Kunjungilah tempat atau daerah yang tidak pernah dikunjungi sebelumnya.
- Jangan segan-segan mengisi teka-teki silang, atau menjawab pertanyaan dari berbagai kuis yang anda temui baik yang ada di televisi, majalah atau surat kabar.
- Usakan memberi tanda pada kalender, terutama untuk tanggal–tanggal yang anda anggap penting.
- Buatlah catatan pengingat, apapun yang hendak anda ingatkan pada diri anda.
- Membuat daftar (harian, bulanan) yang harus anda kerjakan.
- Untuk mengingat nama orang, perhatikan ciri khas orang tersebut, agar informasi yang tersimpan dalam memori tidak terlalu banyak, sehingga gampang muncul kembali saat anda dibutuhkan.
- Untuk mengingat nomer telepon dan nomor mobil, buatlah lagu sederhana dari nomer-nomer tersebut.
- Simpan selalu barang-barang anda ada tempat yang sudah ditentukan
- Konsumsilah makanan bergisi dan vitamin, terutama vitamin B12
- Cobalah berkonsentrasi pada apa yang baru anda baca, dengar, rasakan atau yang anda lihat.
Tujuh Cara Meningkatkan Kinerja Otak Melalui Asupan Gizi
Untuk meningkatkan kinerja otak, dr. Daniel G. Amen, menulis buku Making a Good Brain Great Here, memberikan tujuh tips berikut:
1. Tingkatkan asupan air
Ingat, otak kita tersusun atas 80% air. Dehidrasi ringan saja dapat meningkatkan produksi hormon stres yang dapat merusak otak kita.
2. Batasi asupan kalori
Penelitian pada hewan dan manusia mengindikasikan bahwa diet dengan kalori terbatas baik bagi otak dan memperpanjang usia.
3. Konsumsilah asam lemak omega-3
Ikan, minyak ikan, dan DHA, merupakan salah satu bentuk asam lemak omega3.
4. Konsumsilah sumber antioksidan
Vitamin E dan C merupakan sumber antioksidan.
5. Konsumsi protein, lemak baik, dan karbohidrat dalam porsi seimbang
6. Masukkan 24 bahan pangan sehat dalam diet harian Anda
Bahan-bahan pangan tersebut meliputi: sumber protein (ikan: salmon, tuna, makerel, hering; unggas: kalkun tanpa kulit; daging merah: sapi dan babi(yg boleh makan ajah); telur; tahu dan produk olahan kedelai; susu dan produksi olahannya; bebijian; garbanzo beans dan lentil; kekacangan), karbohidrat kompleks (bery-beryan; blueberry; raspberry; stroberi; blackberry; jeruk; cherry; buah persik; brokoli; gandum; lada merah dan kuning; labu; bayam; tomat; ubi jalar), lemak (alpukat; minyak zaitun; buah zaitun), serta cairan (air, teh hijau atau hitam).
7 . Konsumsi camilan rendah kalori
Ingat, otak kita tersusun atas 80% air. Dehidrasi ringan saja dapat meningkatkan produksi hormon stres yang dapat merusak otak kita.
2. Batasi asupan kalori
Penelitian pada hewan dan manusia mengindikasikan bahwa diet dengan kalori terbatas baik bagi otak dan memperpanjang usia.
3. Konsumsilah asam lemak omega-3
Ikan, minyak ikan, dan DHA, merupakan salah satu bentuk asam lemak omega3.
4. Konsumsilah sumber antioksidan
Vitamin E dan C merupakan sumber antioksidan.
5. Konsumsi protein, lemak baik, dan karbohidrat dalam porsi seimbang
6. Masukkan 24 bahan pangan sehat dalam diet harian Anda
Bahan-bahan pangan tersebut meliputi: sumber protein (ikan: salmon, tuna, makerel, hering; unggas: kalkun tanpa kulit; daging merah: sapi dan babi(yg boleh makan ajah); telur; tahu dan produk olahan kedelai; susu dan produksi olahannya; bebijian; garbanzo beans dan lentil; kekacangan), karbohidrat kompleks (bery-beryan; blueberry; raspberry; stroberi; blackberry; jeruk; cherry; buah persik; brokoli; gandum; lada merah dan kuning; labu; bayam; tomat; ubi jalar), lemak (alpukat; minyak zaitun; buah zaitun), serta cairan (air, teh hijau atau hitam).
7 . Konsumsi camilan rendah kalori
0 komentar:
Post a Comment